Teknik Dasar Deteksi & Investigasi Fraud
Advanced Tools & Investigative Skills
Terakreditasi BNSP
International Standard for Anti-Fraud Professionals
(Audit Fundamentals for New Internal Auditors)
(Practical Audit Planning & Documentation)
(Effective Audit Reporting & Review Techniques)
(Audit Communication & Stakeholder Engagement)
(Risk Management Essentials - ISO 31000 Framework)
(Risk-Based Internal Audit/RBIA Implementation)
Bagi Dewan Komisaris,Direksi, Manajemen, dan Pihak Utama Pengelola Perusahaan Sektor Jasa Keuangan.
Menerjemahkan Strategi Anti-Fraud ke Aksi Nyata: Panduan Operasional untuk Penggerak Integritas Perusahaan bagi Manajer Lapis Kedua, Pelaksana Unit Anti-Fraud, Pengawasan Internal, Manajemen Risiko, Unit Kepatuhan dan Unit Pendukung Lainnya
(Internal Fraud Investigation)
(Leadership & Governance for Integrity)
(Designing & Implementing an Anti-Fraud Strategy)
(Measuring Anti-Fraud Program Effectiveness)
(Integrated Risk, Audit & Compliance Framework)
(The Trusted Advisor Role of Internal Audit)
(Leadership & Governance for Integrity)
(Psychology & Audit Communication Technique)
(Behavioral Detection & Investigative Interviewing)
(Networking & Influence Skills for Integrity Professionals)
Kami memfasilitasi perancangan program pelatihan bagi Instansi/ perusahaan klien (In-House Training) dan mengaplikasikannya dalam bentuk pelatihan, workshop dan/atau konsultansi sesuai dengan bidang keahlian LPFA mencakup
Memfasilitasi jasa konsultansi terkait aspek-aspek:
Untuk menjaga kualitas dan meningkatkan mutu hasil audit, salah satu tolak ukur untuk menilai kapabilitas dan kapasitas auditor ditentukan oleh kemampuannya dalam pembuatan program kerja, penerapan teknik-teknik audit dan penyusunan kertas kerja audit.
Dalam lokakarya/workshop selama dua hari ini peserta akan diberikan pemahaman bagaimana cara membuat program kerja audit dengan menggunakan pendekatan penilaian risiko (Risk Assessment) untuk membantu membangun program audit yang akan meningkatkan produktivitas auditor dan menentukan sasaran audit, titik-titik kritis pengendalian yang memerlukan pengujian secara rinci, sehingga pada saat penuangan temuan akan sejalan dengan persoalan utama yang dihadapi oleh organisasi secara riil.
Peserta yang mengikuti workshop ini akan mengeksplorasi perbedaan antara ‘Traditional Control-Based Risk Assessment’, ‘Risk-Based Approach’ dan menguji rancangan pengendalian berdasarkan pada risiko-risiko utama yang dihadapi oleh auditee secara baik.
Mengasah keterampilan merancang program kerja audit berbasis risiko, menyusun kertas kerja, serta mendokumentasikan temuan audit secara efektif.
Peserta yang ingin memperdalam kemampuan menyusun rencana audit, kertas kerja, dan dokumentasi temuan secara sistematis.
Para praktisi yang berpengalaman, sebagian besar adalah pemegang sertifikasi Certified Fraud Examiner (CFE) dan Certified Forensic Auditor (CFrA).
Workshop dilaksanakan selama 2 hari (20 jam pelatihan) – 16 CPE
Biaya Investasi Kelas Offline : Rp. 4.440.000 (empat juta empat ratus empat puluh ribu rupiah)*
Biaya Investasi Kelas Online : Rp. 2.220.000 (dua juta dua ratus dua puluh ribu rupiah)*
*Sudah termasuk PPN
Hubungi Kami
Lembaga Pengembangan Fraud Auditing