Teknik Dasar Deteksi & Investigasi Fraud
Advanced Tools & Investigative Skills
Terakreditasi BNSP
International Standard for Anti-Fraud Professionals
(Audit Fundamentals for New Internal Auditors)
(Practical Audit Planning & Documentation)
(Effective Audit Reporting & Review Techniques)
(Audit Communication & Stakeholder Engagement)
(Risk Management Essentials - ISO 31000 Framework)
(Risk-Based Internal Audit/RBIA Implementation)
Bagi Dewan Komisaris,Direksi, Manajemen, dan Pihak Utama Pengelola Perusahaan Sektor Jasa Keuangan.
Menerjemahkan Strategi Anti-Fraud ke Aksi Nyata: Panduan Operasional untuk Penggerak Integritas Perusahaan bagi Manajer Lapis Kedua, Pelaksana Unit Anti-Fraud, Pengawasan Internal, Manajemen Risiko, Unit Kepatuhan dan Unit Pendukung Lainnya
(Internal Fraud Investigation)
(Leadership & Governance for Integrity)
(Designing & Implementing an Anti-Fraud Strategy)
(Measuring Anti-Fraud Program Effectiveness)
(Integrated Risk, Audit & Compliance Framework)
(The Trusted Advisor Role of Internal Audit)
(Leadership & Governance for Integrity)
(Psychology & Audit Communication Technique)
(Behavioral Detection & Investigative Interviewing)
(Networking & Influence Skills for Integrity Professionals)
Kami memfasilitasi perancangan program pelatihan bagi Instansi/ perusahaan klien (In-House Training) dan mengaplikasikannya dalam bentuk pelatihan, workshop dan/atau konsultansi sesuai dengan bidang keahlian LPFA mencakup
Memfasilitasi jasa konsultansi terkait aspek-aspek:
Kegiatan Pengadaan Barang dan Jasa baik pada sektor private dan sektor publik masih sangat rentan terhadap risiko fraud. Eprocurement System belum sepenuhnya menjamin proses Pengadaan Barang/Jasa di Bidang Konstruksi, khususnya Pengadaan Pekerjaan Konstruksi dan Jasa Konsultasi terkait konstruksi bersih dari terjadinya fraud. Sejalan dengan sangat besarnya public fund yang dikucurkan pada proyek insfrastruktur lewat APBN/APBD/PHLN/BLU/KPBU/BUMN/BUMD, maka potensi adanya fraud cukup signifikan dan wajib diidentifikasi serta dibuatkan pencegahannya dengan baik untuk meminimalkan terjadinya kasus korupsi. Konstruksi masih menjadi bidang yang akuntabilitasnya perlu ditingkatkan secara signifikan di Indonesia berdasarkan perspektif Auditor dan Aparat Penegakan Hukum, sedangkan bagi Pelaku Bisnis, akuntabilitas dapat menjadi kontra produktif dengan upaya untuk mendapatkan pangsa pasar yang sering kali atau lazim mengarah pada praktik fraud.
Membekali peserta dalam mendeteksi dan mencegah fraud pada perencanaan, pengadaan, dan pelaksanaan proyek konstruksi.
Peserta difokuskan pada kemampuan mendeteksi serta mencegah fraud dalam pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi, diperkuat dengan studi kasus untuk penerapan praktis di lapangan.
Para praktisi yang berpengalaman, sebagian besar adalah pemegang sertifikasi Certified Fraud Examiner (CFE) dan Certified Forensic Auditor (CFrA).
Workshop dilaksanakan selama 2 hari (20 jam pelatihan) – 16 CPE
Biaya Investasi Kelas Offline : Rp. 4.440.000 (empat juta empat ratus empat puluh ribu rupiah)*
Biaya Investasi Kelas Online : Rp. 2.220.000 (dua juta dua ratus dua puluh ribu rupiah)*
*Sudah termasuk PPN
Hubungi Kami
Lembaga Pengembangan Fraud Auditing